Dilihat: 1151 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 27-02-2023 Asal: Lokasi
Sifat pencelupan lambat dari bahan perata dapat menghambat sifat pencelupan instan pada tahap awal pencelupan, yang merupakan faktor utama dalam memilih bahan perata. Cara pengujian keterbelakangan secara umum adalah sebagai berikut:
1. Bahan percobaan:
Contoh: Kain poliester setelah deoiling dan pemurnian
rumus:
CI Disperse Oranye 30# 0,5% (OMF)
CI Disperse Merah 60# 0,5% (OMF)
CI Disperse Biru 79# 0,5% (OMF)
Agen leveling xg/L
pH: 4,5
Rasio mandi: 1:20
2. Proses percobaan:
Pencelupan obat bius: Pencelupan pada suhu 40°C, pemanasan hingga 130°C selama 30 menit dan pewarnaan selama 45 menit, pengambilan sampel enam kali pada suhu 90°C, 100°C, 110°C, 120°C, 130°C, 130°C×45 menit, setengah dari sampel kain yang diambil dikurangi dan dibersihkan (bubuk belerang 2g/L, NaOH 2g/L, 80℃×20 menit), separuh lainnya dibilas dengan air keran selama sekitar 30 detik, kemudian didehidrasi dan dikeringkan.
Pencelupan residu: setelah setiap pengambilan sampel, ukur 40mL residu pencelupan, tambahkan 2g kain poliester untuk pewarnaan, prosesnya sama seperti di atas.
3. Evaluasi hasil:
Semakin seragam peningkatan hasil warna di antara sampel yang diwarnai pada setiap titik pengambilan sampel, semakin terang hasil warnanya, yang menunjukkan bahwa efek perlambatan dari bahan perata semakin baik.