Pakar industri zat warna

ITMA AISA 2024
Rumah » Informasi » Ensiklopedia Industri » Proses Pencelupan Benang Bentuk Hank

Proses Pencelupan Benang dalam Bentuk Hank

Dilihat: 41     Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 08-10-2024 Asal: Lokasi

Menanyakan

tombol berbagi facebook
tombol berbagi twitter
tombol berbagi baris
tombol berbagi WeChat
tombol berbagi tertaut
tombol berbagi pinterest
tombol berbagi whatsapp
bagikan tombol berbagi ini

Pencelupan benang dalam bentuk hank merupakan proses penting dalam industri tekstil, yang memungkinkan terciptanya beragam warna dan pola untuk berbagai aplikasi. Artikel ini menguraikan langkah-langkah utama yang terlibat dalam proses pewarnaan saputangan, menyoroti istilah-istilah penting dan teknik yang digunakan.


mewarnai benang


1.Persiapan Benang : Sebelum proses pewarnaan dimulai, benang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Ini melibatkan penggulungan benang menjadi gulungan, yang merupakan gulungan melingkar yang memungkinkan penetrasi pewarna secara merata. Gulung tersebut kemudian diikat dengan tali pada interval tertentu untuk mencegah kusut dan memastikan pewarnaan seragam.


2. Cincin penggosok: Langkah pertama dalam proses pewarnaan yang sebenarnya adalah penggosokan, di mana gulungan diolah dengan larutan alkali ringan untuk menghilangkan minyak alami, lilin, dan kotoran. Hal ini memastikan pewarna dapat menembus serat secara merata.


3.Pembilasan : Setelah penggosokan, gulungan dibilas secara menyeluruh untuk menghilangkan sisa-sisa larutan alkali. Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya reaksi kimia apa pun yang dapat mempengaruhi proses pewarnaan atau kualitas warna akhir.


4. Pencelupan : Gulung tersebut kemudian dimasukkan ke dalam wadah pewarna, sebuah bejana besar yang berisi larutan pewarna. Suhu bak mandi dikontrol dengan hati-hati karena mempengaruhi laju penyerapan pewarna. Proses pencelupan dapat dilakukan dengan berbagai metode seperti pencelupan gas buang (exhaust dyeing), dimana larutan pewarna disirkulasikan melalui wadah, atau pencelupan kontinyu, dimana wadah melewati serangkaian rendaman pewarna.


5. Fiksasi: Setelah proses pewarnaan, pewarna perlu difiksasi pada serat. Hal ini biasanya dilakukan dengan memanaskan rendaman pewarna hingga suhu tertentu untuk jangka waktu tertentu. Bahan kimia, yang dikenal sebagai fiksatif, juga dapat ditambahkan untuk meningkatkan ketahanan warna dan daya tahan pewarna.


6. Pembilasan dan Penyabunan: Pasca fiksasi, gulungan dibilas lagi untuk menghilangkan sisa pewarna. Proses penyabunan menyusul, di mana benang diberi deterjen lembut untuk menghilangkan pewarna yang tidak menempel dan untuk meningkatkan kecerahan dan kelembutan warna.


7. Pengeringan: Terakhir, gulungan dikeringkan dalam lingkungan terkendali untuk mencegah penyusutan atau kerusakan. Proses pengeringan dapat dilakukan secara alami dengan cara dikeringkan di udara atau secara mekanis dengan menggunakan mesin pengering.


8. Penyelesaian: Setelah dikeringkan, gulungan dapat menjalani proses penyelesaian tambahan seperti pengukusan atau penyetrikaan untuk mendapatkan tekstur dan tampilan yang diinginkan.


Proses pewarnaan hank adalah keseimbangan antara kimia dan seni, yang membutuhkan ketelitian dan keahlian untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dengan mengikuti langkah-langkah ini dan memahami istilah-istilah kuncinya, seseorang dapat memahami kompleksitas dan pentingnya pewarnaan benang dalam bentuk gulungan.


Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang solusi pewarnaan, silakan hubungi: info@tiankunchemical.com


Artikel Terkait

isinya kosong!

Tidak menemukan yang Anda inginkan?

Kami mencari mitra terbaik untuk berbagi rangkaian produk dan filosofi kami! Selamat menjadi mitra kami berikutnya!
Anda dapat menghubungi kami sekarang dan memberi tahu kami apa yang Anda butuhkan, dan kami akan segera membalas Anda.
Hubungi kami

LINK CEPAT

APLIKASI

hak cipta 2020 © Hangzhou Tiankun Chem Co.,Ltd 杭州天昆化工有限公司