Pakar industri zat warna

ITMA AISA 2024
Rumah » Informasi » Ensiklopedia Industri » Proses Pencetakan Tekstil dengan Pasta Pigmen

Proses Pencetakan Tekstil dengan Pasta Pigmen

Dilihat: 16     Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 24-01-2025 Asal: Lokasi

Menanyakan

tombol berbagi facebook
tombol berbagi twitter
tombol berbagi baris
tombol berbagi WeChat
tombol berbagi tertaut
tombol berbagi pinterest
tombol berbagi whatsapp
bagikan tombol berbagi ini


Proses Pencetakan Tekstil dengan Pasta Pigmen

Pencetakan tekstil dengan pasta pigmen adalah metode populer untuk menambahkan warna dan desain pada kain. Proses ini melibatkan pengolesan pasta atau tinta yang mengandung pigmen ke kain, yang kemudian ditempelkan pada bahan melalui panas dan tekanan. Berikut adalah rincian langkah-langkah yang terlibat dalam pencetakan pigmen:


pasta pencetakan

1. Pembuatan Desain : Proses dimulai dengan pembuatan desain, yang dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak desain berbantuan komputer (CAD). Desain tersebut kemudian didigitalkan agar dapat dibaca oleh mesin cetak.


2. Persiapan Layar : Untuk pencetakan pigmen tradisional, layar disiapkan untuk setiap warna dalam desain. Layarnya terbuat dari jaring halus, biasanya terbuat dari sutra atau bahan sintetis, yang direntangkan pada bingkai. Area layar yang tidak akan dicetak diblokir menggunakan emulsi peka cahaya dan stensil pemblokiran.


3. Mencampur Pasta Pigmen : Pasta pigmen adalah campuran pigmen, bahan pengikat, dan bahan tambahan. Bahan pengikat sangat penting karena membantu pigmen menempel pada kain dan menjadi tahan luntur setelah pengaturan panas.


4. Pencetakan : Kain diletakkan di atas meja cetak, dan layar yang telah disiapkan ditempatkan di atasnya. Pasta pigmen kemudian didorong melalui area terbuka pada layar ke kain menggunakan alat pembersih yg terbuat dr karet. Proses ini diulangi untuk setiap warna dalam desain.


5. Pengeringan : Setelah setiap pengaplikasian warna, kain dikeringkan untuk mempersiapkan warna berikutnya atau proses fiksasi. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan pengering atau dengan membiarkan kain mengering.


6. Fiksasi : Kain yang dicetak kemudian diberi perlakuan panas, yang dapat dilakukan dalam oven pengawetan atau dengan alat pengepres panas. Temperatur tinggi mengikat pigmen pada kain, membuat desainnya tahan lama dan tahan warna.


7. Pencucian : Setelah fiksasi, kain dicuci untuk menghilangkan kelebihan pasta pigmen dan bahan pengikat yang belum diperbaiki. Langkah ini juga membantu dalam menguji ketahanan warna hasil cetak.


8. Penyelesaian : Tahap akhir melibatkan proses finishing tambahan seperti pelembutan, kedap air, atau penambahan efek khusus pada kain.


9. Kontrol Kualitas : Kain yang dicetak diperiksa apakah ada cacat atau ketidaksempurnaan. Setiap koreksi yang diperlukan dilakukan sebelum kain dianggap siap untuk dijual atau diproduksi lebih lanjut.


Pencetakan pigmen disukai karena keserbagunaannya, efektivitas biaya, dan kemampuannya mencetak pada berbagai jenis kain. Namun, penting untuk dicatat bahwa cetakan pigmen mungkin tidak tahan luntur seperti cetakan yang dibuat dengan pewarna reaktif atau asam, dan mungkin memerlukan perawatan khusus saat mencuci untuk menjaga kecerahan desain.


Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang solusi pewarnaan, silakan hubungi: info@tiankunchemical.com






Tidak menemukan yang Anda inginkan?

Kami mencari mitra terbaik untuk berbagi rangkaian produk dan filosofi kami! Selamat menjadi mitra kami berikutnya!
Anda dapat menghubungi kami sekarang dan memberi tahu kami apa yang Anda butuhkan, dan kami akan segera membalas Anda.
Hubungi kami

LINK CEPAT

APLIKASI

hak cipta 2020 © Hangzhou Tiankun Chem Co.,Ltd 杭州天昆化工有限公司