Dilihat: 15 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 16-02-2021 Asal: Lokasi
Pewarna asam mengacu pada gugus asam yang terkandung dalam molekul pewarna, juga dikenal sebagai pewarna anionik, yang dapat bergabung dengan gugus amino dalam molekul serat protein melalui ikatan ionik, dan dapat diterapkan dalam kondisi asam, asam lemah, atau netral. Sebagian besar merupakan struktur azo dan antrakuinon, dan beberapa lainnya merupakan struktur metana aromatik. Pewarna dan pewarna umumnya merupakan senyawa yang mempunyai warna tersendiri dan dapat membuat zat lain memperoleh warna cerah dan tegas dalam keadaan molekuler atau terdispersi.
Pewarna asam diklasifikasikan menjadi asam kuat, asam lemah, media asam, pewarna asam kompleks, dll sesuai dengan struktur kimia dan kondisi pewarnaannya.
Pewarna asam mempunyai kromatogram lengkap, warna cerah, dan tahan luntur cahaya serta tahan luntur proses basah sangat bervariasi tergantung pada jenis pewarna. Dibandingkan dengan pewarna langsung, pewarna asam memiliki struktur yang sederhana, tidak memiliki ikatan rangkap terkonjugasi panjang dan struktur koplanar, sehingga kurang memiliki keterusterangan terhadap serat selulosa dan tidak dapat digunakan untuk mewarnai serat selulosa. Berbagai jenis pewarna asam memiliki sifat pewarnaan yang berbeda dan metode pewarnaan yang berbeda karena struktur molekul yang berbeda.
Terutama digunakan untuk mewarnai wol , sutra dan nilon.
isinya kosong!