Dilihat: 47 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 23-02-2021 Asal: Lokasi
Juga dikenal sebagai kelelahan, ini adalah istilah untuk pengaplikasian pewarna. Benda yang diwarnai dicelupkan ke dalam rendaman pewarna yang berisi pewarna dan bahan pembantu yang diperlukan, dan pewarna tersebut dicelupkan secara bertahap ke benda yang diwarnai melalui siklus rendaman pewarna atau pergerakan benda yang diwarnai. Suatu metode pewarnaan dimana tekstil direndam berulang kali dalam cairan pewarna untuk membuatnya bergerak relatif terhadap cairan pewarna.
Setelah tong mewarnai badan leuco dan kemudian menjadi pewarna yang tidak larut. Pertama, menjadi garam natrium leuco yang larut melalui reduksi alkali, yang diserap oleh serat selulosa, dan kemudian dioksidasi untuk kembali ke pewarna asli yang tidak larut. Umumnya memiliki ketahanan luntur yang tinggi terhadap pencucian dan cahaya. Misalnya Shilin Blue dan lain sebagainya. Hal ini terutama digunakan untuk mencetak dan mewarnai kain campuran katun dan poliester-kapas. Vinylon juga bisa diwarnai. Dalam industri sutra, digunakan untuk rayon, jalinan rayon-rayon, dan pencetakan pelepasan sutra asli.
Pewarna tong tidak larut dalam air. Saat mewarnai, mereka harus direduksi dan dilarutkan ke dalam garam natrium leuco dalam larutan pereduksi kuat basa untuk mewarnai serat. Setelah oksidasi, mereka akan kembali menjadi danau pewarna yang tidak larut dan menempel pada serat.
Pewarna tong merupakan pewarna dengan sifat yang sangat baik pada semua pewarna. Berdasarkan struktur kimia utamanya, dapat dibagi menjadi dua kategori: nila dan antrakuinon. Spektrum warnanya relatif lengkap, warnanya cerah, serta ketahanan sabun dan cahayanya relatif tinggi. Namun, karena harganya yang mahal, beberapa warna kuning dan oranye memiliki kerapuhan fotosensitif, sehingga membatasi penerapannya.
isinya kosong!