Dilihat: 19 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 10-12-2021 Asal: Lokasi
Dengan menganalisis faktor-faktor nilai pH kain nilon dalam produksi, seperti rasio rendaman, asam yang digunakan dalam rendaman dan takaran asam, dll., kondisi produksi yang sesuai diformulasikan untuk mengatasi kekurangan rasa asam, menguningnya penyimpanan, dan nilai pH kain jadi nilon yang tidak stabil. Setelah mengadopsi kondisi proses yang ditingkatkan, hasil produksi massal menunjukkan bahwa kain nilon dapat dibuat tanpa rasa asam, tidak menguning, dan nilai pH stabil dalam kisaran yang dapat diterima yaitu 5,0~6,0, dan ketahanan luntur kantong plastik terhadap menguning dapat mencapai di atas level 4, dan efeknya ideal.
Nilai pH adalah indikator kimia yang digunakan untuk mengukur keasaman atau alkalinitas suatu larutan. Ini mewakili konsentrasi ion hidrogen dalam larutan dan dinyatakan dengan logaritma negatif aktivitas ion hidrogen. Nilai pH kadang-kadang disebut indeks ion hidrogen. Karena nilai aktivitas ion hidrogen seringkali sangat kecil, maka tidak nyaman untuk digunakan, sehingga pH merupakan indeks.
Nilai pH yang tersisa pada tekstil merupakan salah satu indikator adanya zat berbahaya yang mempengaruhi keselamatan dan kesehatan manusia. Keringat dan minyak yang dikeluarkan oleh kelenjar keringat dan sebum kulit manusia memiliki nilai pH, dan nilai pH kulit manusia normal bersifat asam lemah pada kisaran 5,5 hingga 7,0. Ini dapat menghambat pertumbuhan dan reproduksi bakteri tertentu, melindungi kulit dari infeksi, dan merupakan penghalang penting bagi tubuh manusia untuk bertahan melawan invasi bakteri. Oleh karena itu, nilai pH tekstil berada antara netral (pH 7,0) dan asam lemah (pH sedikit lebih rendah dari 7,0), yang paling bermanfaat bagi kulit. Jika nilai pH permukaan kulit melebihi kisaran yang sesuai untuk kulit manusia, maka akan mudah menyebabkan gatal-gatal pada kulit, alergi, peradangan dan penyakit lainnya, bahkan merusak kelenjar keringat dan sistem saraf manusia, serta mempengaruhi kesehatan manusia. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengontrol nilai pH kain secara ketat. Saat ini, nilai pH kain nilon merek besar menurut standar nasional adalah 4,0~7,5. Standar Eropa dan Amerika (seperti ISO, AATCC, dll.) kain nilon memerlukan nilai pH 4,0. ~7,0 antara.
1 Semakin besar rasio rendaman, semakin stabil nilai pH kain nilon. Mengingat karakteristik dan faktor biaya mesin pencelupan aliran udara, rasio rendaman harus sekitar 1:6.
2 Dianjurkan untuk menggunakan larutan buffer 0,7g/L HAc dan 0,5g/L NaAc untuk fiksasi nilon guna mengurangi dan menstabilkan nilai pH kain. Kain jadi memiliki rasa asam yang sangat lemah dan nilai pH yang stabil.
3 Kontrol nilai pH kain nilon pada 5,0~6,0, dan produk jadi tidak akan menguning setelah pengemasan, yang merupakan kisaran kontrol pH terbaik.
isinya kosong!