Sejak awal tahun ini, semua orang pasti akan merasakan bahwa frekuensi tie-dye semakin tinggi, tidak hanya di banyak barang ternama, tapi juga ditanam oleh semakin banyak bintang.
Meski tie-dye sering dikeluhkan sebagai desain rustic, asalkan serasi, elemen ini bisa menambah banyak highlight.
Daerah yang paling populer untuk pewarna ikat adalah di Amerika Utara, dan popularitasnya dapat ditelusuri kembali ke periode budaya hippie di Amerika Serikat pada tahun 1960an. Pada saat itu, anak laki-laki dan perempuan mengejar kebebasan dan gaya hidup yang maju.
Estetika antitradisional merupakan salah satu ciri jiwa hippie. Desain tie-dye yang bebas, tidak terkendali, dan cerah telah diterima dan dicintai sejak saat itu.
Hanya saja warna desain tie-dye yang populer saat itu sangat kaya, dan bentuk keseluruhannya terbilang psikedelik. Lebih sering, ini mengekspresikan semangat yang berani dan tidak terkendali.
Namun dari segi fashion, warna dan gaya desain tie-dye masa kini akan lebih mendekati kehidupan sehari-hari dan semakin indah.
Jika Anda ingin mencoba tie-dye namun tidak ingin terlalu mewah, Anda bisa memilih desain tie-dye ini pada tie-dye beaver-monochrome. Pewarna ikat monokrom lebih mudah dipadukan dengan satu produk. Selama sistem warnanya menyatu dan terkoordinasi, tidak akan ada kesalahan. Asalkan memilih warna dan corak yang tepat, setelan tie-dye juga sangat cantik.
Pewarna ikat monokrom adalah item yang paling mudah untuk dipadankan, dan mudah untuk memilih item lain dengan warna yang sama untuk menonjolkan suasana keseluruhan. Warna coklatnya sangat nyaman. Kolokasi merah muda-oranye menghadirkan nuansa warna yang sangat hidup dan menyenangkan, sekaligus memainkan beberapa kolokasi yang berani pada desain tie-dye yang tidak beraturan.
Tie-dye sebenarnya lebih menarik karena bisa Anda desain sendiri. Banyak blogger asing yang memilih untuk membeli bahan tie-dye sendiri dan membuat tie-dye sendiri di rumah.
Pertama-tama yang terpenting adalah kita memilih terlebih dahulu barang yang ingin kita ikat. Redaksi telah membaca banyak panduan dan menyimpulkan bahwa yang paling mudah dibuat adalah kaos putih yang terbuat dari katun murni. Setelah pakaian dipastikan, cucilah dengan air terlebih dahulu, yang berguna untuk pewarnaan selanjutnya.
Langkah selanjutnya adalah membenahi bentuk pakaian. Langkah ini akan menentukan tren pola tie-dye setelah pewarnaan.
Setelah menentukan bentuknya, Anda dapat mewarnai area berbeda sesuai dengan sistem warna yang Anda cocokkan. Langkah ini bisa jadi berani dan tidak terkendali, karena tie-dye adalah desain yang sangat kasual dan bebas, jadi Anda tidak perlu terlalu membatasi.
Setelah pewarnaan selesai, ingatlah untuk memasukkannya ke dalam kantong atau kantong plastik segar dan diamkan selama 6-8 jam agar warna mekar sempurna, lalu cuci dan keringkan. Terakhir tinggal tunggu lihat produk jadinya, pasti penuh kejutan~
isinya kosong!