Dilihat: 23 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 16-07-2025 Asal: Lokasi
Untuk mempromosikan produknya, beberapa bisnis mempromosikan produk mereka agar bebas dari bahan pemutih fluoresen dan mempromosikan bahwa bahan pemutih fluoresen berbahaya untuk mencapai tujuan bisnis mereka, namun kenyataannya bukti ilmiah yang kuat kurang. Pernyataan mengenai sulitnya degradasi, dampak ekologis, dan karsinogenisitas hanya bersifat sepihak. Untuk menarik perhatian, media juga memberitakan secara luas sehingga menyebabkan kesalahpahaman psikologis masyarakat tentang bahan pemutih fluoresen.
Misalnya, kertas cetak, tisu toilet, deterjen, dan bubuk pencuci yang sering kita gunakan di rumah sebagian besar mengandung bahan pemutih fluoresen. Deterjen, pembuatan kertas, dan tekstil adalah tiga pengguna utama bahan pemutih fluoresen.
Sejak tahun 1960an, masyarakat mulai mempertanyakan dampak lingkungan dari bahan pemutih fluoresen dan keamanannya terhadap tubuh manusia. Penelitian internasional tentang efek toksikologi bahan pemutih fluoresen telah dimulai, dan hasilnya menunjukkan bahwa beberapa bahan pemutih fluoresen pada umumnya tidak menunjukkan toksisitas yang jelas terhadap berbagai organisme uji.
Para peneliti telah menganalisis kemungkinan toksisitas berbagai bahan pemutih fluoresen dari berbagai sudut, termasuk dosis apa yang akan menghasilkan toksisitas akut; apakah itu mengiritasi kulit dan selaput lendir; kemungkinan karsinogenisitas, teratogenisitas, dan mutagenisitas setelah kontak jangka panjang; apakah hal itu dapat menyebabkan alergi; apakah akan terakumulasi pada hewan, dll. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak ada bukti bahwa zat tersebut memiliki efek iritasi, karsinogenik, teratogenik, mutagenik, efek alergi, dll.
Tidak ada batasan pada bahan pemutih fluoresen dalam Spesifikasi Teknis Keselamatan Dasar Nasional untuk Produk Tekstil GB18401-2010. Tidak ada batasan penggunaan bahan pemutih fluoresen pada produk bayi Kelas A, sehingga ibu tidak perlu membicarakan perubahan warna fluoresen pada produk bayi.
Tidak ada batasan pada bahan pemutih fluoresen dalam peraturan REACH UE terbaru.
Karena bahan pemutih fluoresen tidak mudah dideteksi dengan mata telanjang, beberapa pelanggan kelas atas memiliki persyaratan ketahanan luntur migrasi untuk tekstil yang menggunakan bahan pemutih fluoresen.
Saat memilih bahan pemutih, pabrik percetakan dan pencelupan perlu memeriksa apakah bahan pemutih fluoresen mengandung zat terlarang, seperti halnya memilih pewarna dan bahan pembantu.
isinya kosong!