Pakar industri zat warna

ITMA AISA 2024
Rumah » Informasi » Ensiklopedia Industri » Prinsip Proses Pencetakan Pewarna Ppn

Prinsip Proses Pencetakan Pewarna Ppn

Dilihat: 36     Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 26-09-2025 Asal: Lokasi

Menanyakan

tombol berbagi facebook
tombol berbagi twitter
tombol berbagi baris
tombol berbagi WeChat
tombol berbagi tertaut
tombol berbagi pinterest
tombol berbagi whatsapp
bagikan tombol berbagi ini

Prinsip Proses Pencetakan Pewarna Ppn

Pewarna tong adalah kelas pewarna unik yang banyak digunakan dalam percetakan tekstil karena ketahanan luntur dan daya tahan warnanya yang luar biasa . Proses pencetakan pewarna tong bergantung pada reaksi reduksi-oksidasi (redoks) , dikombinasikan dengan teknik pencetakan yang tepat dan langkah-langkah perawatan setelahnya, untuk menghasilkan kain cetakan yang jernih, cerah, dan tahan lama.


pewarna tong

1. Reduksi Pewarna Ppn Menjadi Bentuk Leuco

Dalam keadaan aslinya, pewarna tong tidak larut dalam air. Agar dapat diterapkan pada pencetakan tekstil, pertama-tama bahan tersebut diubah menjadi bentuk leuco yang larut dalam air.

  • Agen pereduksi: Umumnya, natrium ditionit (hidrosulfit) digunakan.

  • Lingkungan basa: Dalam kondisi basa, zat pereduksi menyumbangkan elektron, memutus sistem ikatan rangkap terkonjugasi pewarna tong.

  • Hasil: Pewarna tong berubah menjadi pewarna leuco-vat, yang memiliki afinitas kuat terhadap serat selulosa.

2. Pembuatan Pasta Pencetakan Pewarna Ppn

Setelah berbentuk leuco, pewarna dimasukkan ke dalam pasta cetak yang biasanya berisi:

  • Pengental – untuk menyesuaikan viskositas untuk transfer pola yang tajam dan akurat.

  • Aditif – untuk menstabilkan pewarna dan meningkatkan kemampuan cetak.
    Pasta ini kemudian dapat diaplikasikan pada kain menggunakan sablon, roller printing, atau teknik digital modern.

3. Pencetakan dan Fiksasi dengan cara Dikukus

Setelah diaplikasikan, kain cetakan mengalami pengukusan (proses penuaan) :

  • Suhu & kelembapan tinggi menciptakan kondisi ideal untuk fiksasi pewarna.

  • Reaksi oksidasi: Oksigen di udara mengoksidasi kembali pewarna leuco-vat, memulihkan struktur tidak larut dan sistem konjugasinya yang kuat.

  • Hasil: Molekul pewarna terkunci di dalam serat, memastikan tahan luntur pencucian, tahan luntur gesekan, dan tahan luntur cahaya.

4. Perawatan Setelah Cetakan Pewarna Ppn

Untuk lebih meningkatkan hasil warna dan kejelasan pola, langkah-langkah setelah perawatan dilakukan:

  • Sabun: Menghilangkan pewarna yang tidak menempel dan bahan kimia berlebih, meningkatkan kecerahan dan kejernihan.

  • Bahan pengikat (opsional): Dapat digunakan untuk memperkuat ikatan pewarna-serat, sehingga meningkatkan sifat tahan luntur.

Kesimpulan

Proses pencetakan pewarna tong merupakan kombinasi transformasi kimia (reduksi & oksidasi) dan teknik pencetakan tekstil yang presisi . Metode unik ini menjadikan pewarna tong salah satu pilihan paling andal untuk menghasilkan kain cetak berkualitas tinggi, tahan lama, dan cerah di industri tekstil.


Tidak menemukan yang Anda inginkan?

Kami mencari mitra terbaik untuk berbagi rangkaian produk dan filosofi kami! Selamat menjadi mitra kami berikutnya!
Anda dapat menghubungi kami sekarang dan memberi tahu kami apa yang Anda butuhkan, dan kami akan segera membalas Anda.
Hubungi kami

LINK CEPAT

APLIKASI

hak cipta 2020 © Hangzhou Tiankun Chem Co.,Ltd 杭州天昆化工有限公司