Dilihat: 67 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 22-05-2024 Asal: Lokasi
Serat adalah zat seperti filamen alami atau sintetis, dan serat tekstil mengacu pada serat yang digunakan untuk menenun kain. Ini dibagi menjadi dua kategori, serat alami dan serat kimia.
serat alami
Serat alami adalah serat tekstil yang aslinya ditemukan di alam atau diperoleh langsung dari tanaman yang dibudidayakan secara buatan atau hewan yang dipelihara secara buatan. Mereka adalah sumber bahan penting bagi industri tekstil.
Serat alam ada banyak jenisnya, yang menurut sumbernya dibedakan menjadi serat tumbuhan, serat hewani, dan serat mineral. Ada empat jenis katun, linen, wol dan sutra yang telah lama digunakan dalam tekstil. Katun dan linen adalah serat tumbuhan, sedangkan wol dan sutra adalah serat hewani. Serat kapas memiliki keluaran terbesar dan banyak digunakan. Dapat digunakan untuk menjahit kebutuhan sehari-hari seperti baju, sprei, dan sprei. Dapat juga digunakan sebagai bahan kanvas dan ban berjalan, atau dibuat menjadi batting ban untuk bahan insulasi dan pengisi. Sebagian besar serat rami digunakan untuk membuat kain kemasan dan tali, dan beberapa serat rami berkualitas tinggi dapat digunakan untuk pakaian. Hasil produksi wol dan sutra jauh lebih sedikit dibandingkan kapas dan linen, tetapi keduanya merupakan bahan baku tekstil yang sangat baik.
1. Serat biji: kapas, kapuk, dll;
2. Serat daun: sisal, abaka, dll;
3. Serat batang: rami, rami, rami, rami, dll.
Komponen utamanya adalah protein, disebut juga serat protein alami, yang terbagi menjadi dua kategori: rambut dan sekresi kelenjar.
1. Rambut: bulu domba, bulu kambing, bulu unta, bulu kelinci, bulu yak, dll;
2. Sekresi kelenjar: sutra murbei, sutra tussah, dll.
Komponen utamanya adalah bahan anorganik disebut juga serat anorganik alami, yaitu logam silikat anorganik, seperti serat asbes.
Serat kimia adalah serat dengan sifat tekstil yang dibuat dari senyawa polimer alami atau sintetik sebagai bahan bakunya dan diproduksi melalui proses seperti penyiapan larutan pemintalan, pemintalan, dan pasca pemrosesan. Dapat dibagi menjadi serat buatan (serat regenerasi), serat sintetis, dan serat anorganik.
Serat buatan (juga disebut serat regenerasi)
Serat tekstil yang terbuat dari bahan polimer alami seperti selulosa dan protein sebagai bahan baku melalui proses kimia, pemintalan dan pasca pengolahan dapat dibagi menjadi selulosa yang diregenerasi dan protein yang diregenerasi.
1. Serat selulosa yang diregenerasi: serat viscose, serat asetat, dll.;
2. Serat protein regenerasi: serat kedelai, serat kacang tanah, dll.
Serat dibuat dari senyawa polimer sintetik sebagai bahan baku melalui pemintalan.
1. Serat sintetis biasa: poliester, nilon, akrilik, polipropilen, vinilon, klorin, dll.;
2. Serat sintetis khusus: aramid, spandeks, serat karbon, dll.
Serat yang terbuat dari mineral, seperti serat kaca, serat logam, dll.
Kerapuhan Reaktif: Kerusakan Akibat Pewarna Reaktif pada Kain yang Dicelup
¿Agen Blanqueador Fluorescente Apakah Digunakan Secara Umum Oleh La Fábrica De Tinte?
Bagaimana proses pencelupan kain katun dengan pewarna belerang
Semua kain tekstil katun menggunakan prinsip dan proses proses pencelupan pewarna vulkanisasi
Cara mewarnai kain elastis yang terbuat dari empat kain tenun berserat dengan tiga warna berbeda
Kinerja pewarna degenerasi warna kationik dan penerapannya dalam pewarnaan kain wol