Dilihat: 71 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 11-01-2021 Asal: Lokasi
Daya angkat merupakan salah satu sifat penting dari membubarkan pewarna . Karakteristik ini menunjukkan bahwa ketika setiap pewarna digunakan dalam pencelupan atau pencetakan, jumlah pewarna ditingkatkan secara bertahap, dan tingkat kedalaman warna pada kain atau benang pun meningkat. Untuk pewarna dengan daya angkat yang baik, kedalaman pencelupan meningkat sesuai dengan proporsi jumlah pewarna, yang menunjukkan bahwa kedalaman pencelupan lebih baik; pewarna dengan daya angkat yang buruk memiliki kedalaman yang buruk. Saat mencapai kedalaman tertentu, warnanya tidak akan lagi pekat seiring bertambahnya jumlah pewarna.

Kekuatan angkat dari pewarna dispersi sangat bervariasi antar varietas tertentu. Pewarna dengan daya angkat tinggi sebaiknya digunakan untuk warna yang dalam dan kental, dan pewarna dengan daya angkat rendah dapat digunakan untuk warna terang dan terang. Hanya dengan menguasai karakteristik pewarna dan menggunakannya secara rasional, efek penghematan pewarna dan pengurangan biaya dapat dicapai.
Daya angkat pewarna pada pencelupan suhu tinggi dan tekanan tinggi dinyatakan dalam%. Dalam kondisi pewarnaan yang ditentukan, laju habisnya pewarna dalam larutan pewarna diukur, atau nilai kedalaman warna sampel yang diwarnai diukur secara langsung. Kedalaman pencelupan setiap pewarna dapat dibagi menjadi enam tingkatan menurut 1, 2, 3,5, 5, 7,5, 10%, dan pencelupan dilakukan dalam mesin sampel kecil bersuhu tinggi dan bertekanan tinggi. Daya angkat pewarna dari pencelupan bantalan lelehan panas atau pencetakan tekstil dinyatakan dalam g/L.

Dalam realitas produksi, daya angkat zat warna adalah perubahan konsentrasi larutan zat warna, yaitu perubahan warna produk jadi. Perubahan ini tidak hanya tidak dapat diprediksi, tetapi juga dengan mengukur nilai kedalaman warna dengan bantuan suatu instrumen, kemudian menghitung kurva gaya angkat. pewarna dispersi melalui formula kedalaman warna.